Islam Education

a


322

Sabtu, 26 Juni 2010

SOFTWEAR PENILAIAN

 Download di bawah ini:
abs-pilihan-ganda
analisis-soal-uraian
menentukan-kkm-matematika
FORM NILAI HARIAN
KLS 7
Diposting oleh Islam Education di 11.01 0 komentar
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: pendidikan

Kamis, 27 Mei 2010

Penelitian Tindakan Kelas – PTK

DONLOUD
PTK Peningkatan Kecepatan Membaca (Bhs.Indonesia)
PTK Media Papan Tulis (Bhs. Arab)
PTK Penggunaan Media Handphone (SKI)
PTK PENINGKATAN RANA KOGNITIF (SKI)
PTK Mendorong Kemampuan Guru dan Siswa
Diposting oleh Islam Education di 10.53 0 komentar
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: pendidikan

Sabtu, 03 April 2010

DOWNLOAD LAPORAN PTK

DOWNLOAD LAPORAN PTK
Mau membuat Laporan Penelitian Tindakan Kelas Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dengan model pembelajaran bermain peran DOWNLOAD DISINI

DOWNLOAD LAPORAN PTK
Mau membuat Laporan Penelitian Tindakan Kelas Mata Pelajaran Bahasa Indonesia dengan model pembelajaran P3SQR DOWNLOAD DISINI

DOWNLOAD LAPORAN PTK
Mau membuat Laporan Penelitian Tindakan Kelas Mata Pelajaran Bahasa Jawa Pacandan Tokoh Pewayangan DOWNLOAD DISINI

DOWNLOAD LAPORAN PTK
Mau membuat Laporan Penelitian Tindakan Kelas Mata Pelajaran BIOLOGI dengan model pembelajaran Inquiry DOWNLOAD DISINI

DOWNLOAD LAPORAN PTK
Mau membuat Laporan Penelitian Tindakan Kelas Mata Pelajaran Fisika dengan model pembelajaran STAD DOWNLOAD DISINI

DOWNLOAD LAPORAN PTK
Mau membuat Laporan Penelitian Tindakan Kelas Mata Pelajaran Kimia dengan model pembelajaran Media Kartu DOWNLOAD DISINI

DOWNLOAD LAPORAN PTK
Mau membuat Laporan Penelitian Tindakan Kelas Mata Pelajaran Bahasa Inggris dengan model pembelajaran PBL DOWNLOAD DISINI

DOWNLOAD LAPORAN PTK
Mau membuat Laporan Penelitian Tindakan Kelas Mata Pelajaran Matematika dengan model pembelajaran Partisipatif DOWNLOAD DISINI

DOWNLOAD LAPORAN PTK
Mau membuat Laporan Penelitian Tindakan Kelas Mata Pelajaran PKn dengan model pembelajaran NHT DOWNLOAD DISINI

DOWNLOAD LAPORAN PTK
Mau membuat Laporan Penelitian Tindakan Kelas Mata Pelajaran Keterampilan Pembukuan dengan model pembelajaran pencapaian konsep DOWNLOAD DISINI

DOWNLOAD LAPORAN PTK
Mau membuat Laporan Penelitian Tindakan Kelas Mata Pelajaran Geografi dengan model pembelajaran GI DOWNLOAD DISINI

DOWNLOAD LAPORAN PTK
Mau membuat Laporan Penelitian Tindakan Kelas Mata Pelajaran Sejarah dengan model pembelajaran mencari pasangan DOWNLOAD DISINI

DOWNLOAD LAPORAN PTK
Mau membuat Laporan Penelitian Tindakan Kelas Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani dengan model pembelajaran DOWNLOAD DISINI

DOWNLOAD LAPORAN PTK
Mau membuat Laporan Penelitian Tindakan Kelas Mata Pelajaran BK dengan layanan konseling DOWNLOAD DISINI

DOWNLOAD LAPORAN PTK
Mau membuat Laporan Penelitian Tindakan Kelas Mata Pelajaran Pendidikan Seni Tari dengan model pembelajaran Tutor Sebaya DOWNLOAD DISINI


LAPORAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS EKONOMI

PENINGKATAN PEMAHAMAN EKONOMI PASAR DENGAN MENGGUNAKAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF THINK PAIR SQUARE PADA PELAJARAN IPS DI SMP N KELAS 8F SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2007/2008

DOWNLOADABSTRAK EKONOMI TPS.doc
Diposting oleh Islam Education di 10.41 0 komentar
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: pendidikan

Jumat, 19 Maret 2010

Download RPP-Silabus

Bagi Bapak / Ibu yang menghendaki Download Silabus , RPP , PTK dan beberapa ebook untuk referensi atau bahan perbandingan silahkan download.   
I. Silabus :
 - SD / MI 
    1. Jaring tema dan Silabus kls 1
    2  Jaring tema dan Silabus Kls 2
    3. Silabus kelas III smt 1 , Silabus kls III semestes 2
    4. Silabus IPA kls IV smt I , Smt II,  
    5. Silabus IPA kls V smt I , Smt II
    6. Silabus IPA kls VI smt I , Smt II


II. RPP   :

- SD / MI
    1. RPP IPA kls IV smt I , Smt II
    2. RPP IPA kls V smt I , Smt II
    3. RPP IPA kls VI smt I , Smt II



- SMP / MTs
    1. RPP PKn Kls VII Semester 1 dan 2
    2. RPP PKn Kls VIII Semester 1
    3. RPP PKn Kls VIII Semester 2
    4. RPP Pkn Kls IX Semester 1 dan 2
    5.  RPP Matematika kls VII , versi lain
    6.  RPP Matematika Kls VIII , Versi Lain Semester 1 , Versi lain Semester II
    7. RPP Matematika Kls IX , Versi Lain
    8. RPP Bhs Indonesia Kls VII
    9. RPP Bhs Indonesia Kls VIII
    10. RPP Bhs Indonesia Kls IX  
    11. RPP IPA KLs VII ,
    12. RPP IPA Kls VIII
    13. RPP IPA Kls IX
    14. RPP IPS KLs VII
    15. RPP IPS Kls VIII
    16. RPP IPS Kls IX
    17. RPP Bhs Inggris Kls VII smt 1 , Smt 2
    18. RPPBhs Inggris Kls VIII smt 1 , Smt 2
    19. RPP Bhs Inggris Kls IX smt 1 , smt 2
    20. RPP Penjas Kls VII
    21. RPP Penjas Kls VIII
    22. RPP Penjas Kls IX


II. Dokumen 1 KTSP

III. PTK   :
    1. PTK Tutor sebaya ( Al qur'an Hadits )
    2. PTK Metode Pemberian Tugas
    3. PTK Pembelajaran Tematik
  
IV.  e-Book :
   1. Panduan  membuat blog gratis
  
Diposting oleh Islam Education di 07.56 0 komentar
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: pendidikan

Sabtu, 06 Maret 2010

Cara Penulisan Penelitian Tindakan Kelas (PTK)


Analisis Hasil Penelitian Tindakan Kelas (PTK), Tindak Lanjut Dan Penulisan Laporan


Analisis Hasil Penelitian Tindakan Kelas (PTK),
Tindak Lanjut Dan Penulisan Laporan
Hal-hal yang perlu diperhatikan pada proses analisis hasil PTK
    1. Data penelitian tindakan kelas pada dasarnya dikumpulkan oleh guru yang berperan sebagai peneliti dan pengajar, dan jika perlu dapat dibantu oleh teman sejawat. Data tersebut lebih banyak bersifat kualitatif, meski ada juga yang berupa data kuantitatif.
    2. Analisis data adalah upaya yang dilakukan oleh guru yang berperan sebagai peneliti untuk merangkum secara akurat data yang telah dikumpulkan dalam bentuk yang dapat dipercaya dan benar.
    3. Sehubungan dengan butir 2, maka analisis data dilakukan dengan cara memilih, memilah, mengelompokkan, data yang ada, merangkumnya, kemudian menyajikan dalam bentuk yang mudah dibaca atau dipahami. Penyajian hasil analisis data kualitatif dapat dibuat dalam bentuk uraian singkat, bagan alur, atau tabel sesuai dengan hakikat data yang dianalisis.
    4. Data kuantitatif dianalisis dengan statistik deskriptif untuk menemukan persentase, dan nilai rata-rata. Penyajian hasil analisis dapat dilakukan dengan membuat tabel distribusi atau grafik.
    5. Interpretasi data adalah upaya peneliti untuk menemukan makna dari data yang dikumpulkan untuk menjawab pertanyaan penelitian. Interpretasi ini pada gilirannya akan menjadi temuan penelitian.
    6. Analisis yang akurat dan cara penyajian yang tepat akan memungkinkan tafsiran/interpretasi hasil penelitian yang akurat dan valid itu. Oleh karena itu, guru harus sangat berhati-hati dalam melakukan analisis. Kekurang-akuratan dapat diminimalkan dengan melakukan “cross check” dengan sumber data atau dengan data lain yang sejenis.
    7. Agar mampu melakukan analisis data, guru harus banyak melakukan latihan dan bekerja dalam kelompok.
    1. Menyimpulkan adalah mengikhtisarkan atau memberi pendapat berdasarkan apa-apa yang diuraikan sebelumnya. Sejalan dengan itu, kesimpulan atau simpulan adalah kesudahan pendapat atau pendapat terakhir yang dibuat berdasarkan uraian sebelumnya.
    2. Dalam kaitan dengan PTK, kesimpulan harus disusun secara singkat, padat, dan jelas; sesuai dengan uraian, dan mengacu kepada pertanyaan penelitian/tujuan perbaikan. Di samping itu, kesimpulan harus disusun secara sistematis sesuai dengan urutan pertanyaan penelitian/tujuan perbaikan.
    3. Penyusunan kesimpulan seyogianya dilakukan melalui langkah-langkah: (1) memeriksa dan memahami pertanyaan penelitian/tujuan perbaikan, (2) mencermati, menganalisis, dan mensintesis deskripsi temuan, (3) menulis kesimpulan untuk setiap pertanyaan penelitian/tujuan perbaikan, (4) mengurutkan setiap butir kesimpulan sesuai dengan urutan pertanyaan penelitian/tujuan perbaikan, serta (5) memeriksa kesesuaian antara pertanyaan penelitian/tujuan perbaikan dengan deskripsi temuan, dan kesimpulan.
    4. Saran dimaknai sebagai: pendapat (usul, anjuran, cita-cita) yang dikemukakan untuk dipertimbangkan. Dalam kaitan dengan PTK, saran merupakan pemikiran yang diajukan oleh guru peneliti untuk menindaklanjuti hasil penelitiannya.
    5. Saran tindak lanjut hasil PTK harus memenuhi rambu-rambu: (1) bersumber atau sesuai dengan kesimpulan, (2) bersifat kongkret, operasional, dan penting, sehingga menarik untuk dilaksanakan oleh guru, (3) jelas sasarannya, apakah ditujukan kepada guru atau sekolah, atau barangkali instansi lain, serta (4) dapat meliputi hal-hal yang berkaitan dengan metodologi penelitian.
    6. Pembuatan saran dapat dilakukan melalui langkah-langkah: (1) mencermati kesimpulan hasil PTK, (2) mengkaji aspek-aspek dari kesimpulan tersebut yang perlu ditindaklanjuti, baik oleh guru peneliti, guru lain, maupun sekolah, (3) menetapkan kepada siapa saran tersebut akan ditujukan, serta (4) menulis saran.
  1. Tindak Lanjut Hasil Perbaikan
Cara Penulisan Laporan Hasil PTK
    1. Laporan PTK adalah laporan yang ditulis secara sistematis berdasarkan penelitian tindakan kelas yang dilakukan oleh guru di kelasnya sendiri. Laporan ini ditulis karena merupakan dokumen yang dapat dijadikan acuan, harus diserahkan kepada pihak sponsor, serta dapat diketahui oleh umum, terutama oleh para guru yang barangkali mengalami masalah yang sama dengan yang dilaporkan.
    2. Sistematika laporan PTK pada umumnya tidak jauh berbeda dari laporan penelitian formal. Sesuai dengan format Laporan PTK yang terdapat dalam Panduan Direktorat Jenderal Pendidikan, maka Sistematika Laporan PTK dibuat sebagai berikut.
  1. LAPORAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS Halaman Judul Lembar Pengesahan Abstrak Daftar Isi
a. I. Pendahuluan
      1. Latar Belakang Masalah (data awal dalam mengidentifikasi masalah, analisis masalah, dan pentingnya masalah dipecahkan).
      2. Rumusan Masalah
      3. Tujuan Penelitian
      4. Manfaat Penelitian
    1. Kajian Pustaka
    2. Pelaksanaan Penelitian
      1. Subjek Penelitian (Lokasi, waktu, mata pelajaran, kelas, dan karakteristik siswa)
      2. Deskripsi per Siklus: (rencana, pelaksanaan, pengamatan/pengumpulan data/instrumen, refleksi)
    3. Hasil Penelitian dan Pembahasan
    4. Deskripsi per siklus (data tentang rencana, pengamatan, refleksi), keberhasilan dan kegagalan, lengkap dengan data.
    5. Pembahasan dari setiap siklus.
  1. Kesimpulan dan Saran
    1. Kesimpulan
    2. Saran

Daftar Pustaka
Lampiran
  1. Judul penelitian hendaknya menggambarkan aktivitas perbaikan yang dilaksanakan sebagai fokus PTK.
  2. Abstrak memuat sari pati dari setiap komponen penelitian, mulai dari masalah, tujuan penelitian, pelaksanaan penelitian, hasil dan pembahasan, serta kesimpulan dan saran. Dengan membaca abstrak, orang akan mendapat gambaran umum mengenai PTK yang dilaporkan.
  3. Pendahuluan memuat latar belakang munculnya masalah, analisis dan perumusan masalah, serta tujuan dan manfaat penelitian.
  4. Kajian pustaka menguraikan tentang berbagai teori/hasil penelitian yang terkait dengan masalah penelitian, yang dapat dijadikan acuan dalam merancang perbaikan dan membahas hasil penelitian.
  5. Pelaksanaan penelitian mengungkapkan tentang subjek penelitian, prosedur pelaksanaan per siklus, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengumpulan data, dan cara refleksi.
  6. Hasil Penelitian dan Pembahasan menyajikan hasil penelitian setiap siklus dengan data lengkap, mulai dari perencanaan, pelaksanaan pengamatan, refleksi, yang berisi penjelasan tentang keberhasilan dan kelemahan yang terjadi. Bagian ini didukung dengan tabel dan grafik, dan disertai dengan pembahasan mengapa hasilnya seperti itu.
  7. Kesimpulan dan saran berisi kesimpulan dari hasil penelitian dan saran untuk menindaklanjuti hasil penelitian tersebut.
  8. Daftar Pustaka memuat semua sumber yang digunakan sebagai acuan, yang disusun berdasarkan abjad dengan menggunakan gaya penulisan tertentu
Diseminasi Hasil PTK
  1. Dalam menulis laporan PTK, perlu diperhatikan berbagai ketentuan, seperti: (1) etika penulisan, (2) penggunaan bahasa Indonesia ragam tulis, serta (3) berbagai ketentuan teknis.
  2. Etika penulisan mencakup: (1) kejujuran, (2) keobjektifan, dan (3) pengutipan. Ketiga aspek ini sangat berkaitan erat. Kejujuran menuntut penulis jujur terhadap diri sendiri dan orang lain dengan cara mengungkapkan dan menafsirkan data/informasi apa adanya tanpa dicampuri oleh kepentingan pribadi. Keobjektifan menuntut penulis menyajikan informasi sebagaimana adanya, tanpa manipulasi, sehingga apa yang dibaca oleh pembaca memang benar adanya. Pengutipan berkaitan dengan mengutip atau menggunakan pendapat orang lain dalam tulisan. Dalam hal ini, penulis harus mencantumkan sumber kutipan dengan mengikuti aturan yang berlaku.
  3. Penggunaan bahasa Indonesia ragam tulis, menuntut penulis memperhatikan kaidah-kaidah bahasa tulis, sehingga tingkat keterbacaan laporan menjadi tinggi. Kaidah bahasa tulis paling tidak mencakup: (1) pilihan kata, (2) struktur kalimat, (3) paragraf, dan (4) ejaan. Kata/istilah yang digunakan dalam laporan seyogianya merupakan kata/istilah baku yang diketahui oleh umum, kalimat cukup lugas dan memenuhi unsur-unsur kalimat sempurna, paragraf merupakan paparan buah pikiran yang utuh, serta cara penulisan harus mengikuti aturan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD).
  4. Ketentuan teknis berkaitan dengan penampilan laporan yang mudah dibaca. Ketentuan ini mencakup, sistem penomoran, cara mengutip, serta huruf, spasi, dan margin. Sistem penomoran dapat menggunakan sistem digit atau campuran angka dan huruf, asal digunakan secara konsisten. Cara mengutip mengikuti aturan American Psychology Association (APA); sedangkan huruf yang digunakan adalah Times New Roman atau Arial dengan font size 12, spasi 1,5; serta margin 4 cm dari pinggir kiri dan atas, dan 3 cm dari pinggir kanan dan bawah.
  5. Laporan PTK dapat didiseminasikan melalui berbagai pertemuan tatap muka seperti seminar, rapat kerja, kelompok kerja guru (MGMP dan PKG); di samping melalui berbagai media, seperti majalah, jurnal, atau buletin.
Diposting oleh Islam Education di 09.56 0 komentar
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: pendidikan

Sabtu, 13 Februari 2010

BELAJAR MENGAJAR

Prinsip Belajar Mengajar


            Didaktik adalah sebagaian dari pedagogik atau ilmu mendidik anak. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa didaktik adalah ilmu mengajar yang memberikan prinsip-prinsip tentang cara-cara menyampaikan bahan pelajaran sehingga dikuasai dan dimilki oleh siswa.
            Prinsip-prinsip yang sering dikemukakan meliputi prinsip apersepsi, peragaan, motivasi, korelasi, dan evaluasi yang teratur.
            Prinsip-prinsip yang utama untuk dihayati dan diterapkan oleh guru dalam pembelajaran diuraikan sebagai berikut:

1.   Prinsip Apersepsi
            Herbart (1841) menyatakan bahwa apersepsi adalah memperoleh tanggapan-tanggapan baru dengan bantuan tanggapan yang telah ada. Apersepsi digunakan dalam mengajar dengan maksud untuk mempermudah memahami ide-ide yang baru dipelajari dengan mangaitkan pada pemahaman ide yang telah dimiliki  siswa. Apersepsi membangkitkan minat dan perhatian untuk sesuatu. Karena itu pelajaran harus selalu dibangun di atas pengetahuan yang telah ada.

2.   Prinsip Peragaan
      Ada pepatah yang menyatakan:
·         Saya dengar, saya lupa
·         Saya lihat, saya tahu
·         Saya kerjakan, saya mengerti
   
      Konsep akan mudah dipahamai jika siswa aktif memanipulasi benda konkrit dan semi konkrit sebagai model representasi dari konsep yang abstrak. Prof. Burner juga mengatakan kepada kita dengan teorema belajarnya yang dikenal dengan:

      a.   Teorema Konstruktif
            Dimana anak lebih mudah belajar mengkonstruksikan ide-ide abstrak ke dalam struktur kognitifnya jika dengan menggunakan peragaaan konkrit (enactiive) dilanjutkan ke tahap semi konkrit (iconic) baru ke tahap abstrak (simbolik).

      b.   Teorema Notasi
            Untuk mengajarkan matematika yang begitu banyak symbol-symbol yang harus dipahami maknanya harus dipahami secara bertahap dari yang paling sederhana sesuai tingkat pemahaman siswa. Peragaan merupakan metode pembelajaran yang sangat efektif.Para siswa akan lebih tertarik jika peragaan tersebut mampu menggambarkan aktivitas yang sebenarnya.

      c.   Teorema Kekontrasan dan Variasi
            Untuk mengajarkan bentuk segitiga, perlu diberikan contoh yang bukan segitiga, misalnya terbuat dari kertas manila, atau bentuk-bentuk segitiga yang terdapat di lingkungannya. Demikian juga variasi dalam menggambar bangun-bangun segitiga perlu dikembangkan supaya siswa tidak berpandangan sempit terhadap konsep yang dipelajari. Misal, untuk menggambarkan segitiga siku-siku perlu digambarkan dalam berbagai posisi. Dalam proses pembelajaran, guru dapat menerima siswa untuk menjelaskan kekontrasan anatara: siang dan malam, terang dan gelap, lurus dan begkok , dan sebagainya.



      d.   Teorema Konektivitas.
            Untuk mengajarkan sesuatu konsep tertentu perlu diorganisasikan dengan urutan yang tidak begitu saja dapat dibolak-balik karena konsep yang satu diperlukan untuk memahami konsep yang lain.


3.   Prinsip Motivasi
            Salah satu fungsi yang melekat pada diri guru adalah guru sebagai motivator anak didik agar memiliki semangat dan kemauan belajar yang lebih tinggi. Ada dua macam motivasi pada diri siswa, yaitu motivasi yang tumbuh dan kesadaran pribadi untuk melakukan sesuatu yang didorong oleh cita-cita, harapan pribadi yang bersangkutan (motivasi intrinsik), dan ada yang dibangkitkan oleh pegaruh dari luar (motivasi ekstrensik). Tugas guru adalah mendorong siswa untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu demi suksesnya tujuan belajar.

      Ada beberapa  tindakan yang baik dalam memotivasi siswa, antara lain:
      a.   Memberi angka.
      b.   Hadiah atau penghargaan.
      c.   Menumbuhkan rasa sukses.
      d.   Kerjasama.
      e.   Membangun suasana yang sejuk dan menyenangkan.
      f.    Membangkitkan  minat siswa.

4.   Prinsip Belajar Aktif.
            Pada hakekatnya, belajar adalah wujud keaktifan siswa walaupun derajatnya tidak sama antara siswa satu dengan yang lain dalam sustu proses belajar mengajar di atas. Menurut Mc. Keachie (1954) siswa belajar secara aktif adalah belajar dengan melibatkan keaktifan mental (intelektual-emosional) walaupun dalam banyak hal diperlukan keaktifan phisik.

5.   Prinsip Kerjasama
            Wujud nyata dalam proses belajar mengajar adalah diharapkan keterlibatan setiap siswa di dalam tugas-tugas klasikal atau kelompok. Tugas guru adalah mengakomodasikan dan memfasilitasi agar kegiatan kelompok dapat berlangsung secara produktif dan dinamis.

6.   Prinsip Mandiri
            Siswa perlu dibiasakan untuk mencapai kepuasan dengan usaha yang keras dari diri siswa sendiri. Pendidikan tidak boleh terlalu memanjakan anak, bantuan yang kita berikan sifatnya hanya berupa kail untuk dapat memancing penyelesaian masalah oleh siswa sendiri. Perlu ditanamkan pada siswa motto “Tidak ada sukses tanpa kerja keras”.

7.   Prinsip Penyesuaian Dengan Individu Siswa.
            Idealnya karena adanya perbedaan setiap idividu siswa maka dalam memberikan pelayanan pendidikan kepada siswa tentu dengan cara dan kecepatan yang berbeda-beda pula.

8.   Prinsip Korelasi.
            Prinsip korelasi pada intinya adalah mengaitkan pokok bahasan yang diajarkan dengan pokok bahasan lain dalam satu mata pelajaran, dan mengaitkan hubungan atau manfaat suatu mata pelajaran dengan mata pelajaran lain dan dalam kehidupan sehari-hari serta dalam perkembangan IPTEK. Penerapan prinsip korelasi juga dapat meningkatkan daya tarik minat, dan motivasi siswa terhadap proses pembelajaran.

9.   Prinsip Evaluasi Yang Teratur.
            Kegiatan mengevaluasi keberhasilan proses belajar mengajar yang ditunjukkan oleh kinerja siswa dalam belajar perlu dilakukan secara teratur dan kesinambungan selama dan setelah proses belajar mengajar berlangsung.
      Evaluasi proses dan hasil belajar harus dilaksanakan dengan prinsip-prinsip:
      a.   Menyeluruh
      b.   Berkesinambungan
      c.   Berorientasi pada tujuan
      d.   Obyektif
      e.   Terbuka
      f.    Bermakna
      g.   Mendidik
Diposting oleh Islam Education di 08.00 0 komentar
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: pendidikan

Jumat, 01 Januari 2010

Info NUPTK


NUPTK
( Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan )
NUPTK sebagai nomor identitas PTK yang berlaku secara nasional dan menjadi syarat dalam mengikuti berbagai program peningkatan mutu dan kesejahteraan PTK yang di programkan oleh Pemerintah / Kemendiknas sesuai dengan UU No. 14 Tahun 2005

Cara Mendapatkan  NUPTK
PTK dapat memiliki NUPTK dengan mengisi kuisioner NUPTK yang dapat di download disini .  Setelah kuisioner NUPTK  diisi kemudian dilegalisir dengan stempel sekolah dan tanda tangan kepala sekolah lalu mengirimkan kuesioner tersebut ke Dinas Pendidikan Kab/Kota setempat

Persyaratan Mendapatkan NUPTK
 Adapun persyaratan  PTK yang bisa dijaring baik pendidikan Formal maupun Non Formal untuk mendapatkan NUPTK adalah :
Persyaratan umum:
1.  WNI dan WNA yang sudah naturalisasi
2. Menjadi Pendidik (melakukan tatap muka di depan kelas) dan Tenaga Kependidikan (menunjang proses pendidikan) baik pada pendidikan formal maupun non formal, PNS maupun non PNS dan baik dibawah binaan Kemendiknas maupun Kemenag.

Persyaratan Khusus :
a. PTK Pendidikan Formal
1) Untuk PNS/CPNS yang dibuktikan dengan bukti SK Penetapan sebagai Guru/Pendidik untuk segera dilakukan proses pendataan berdasarkan bukti fisik pendukung.
2) Untuk Non PNS pendataan usulan baru dilakukan  maksimal 2 (dua) kali dalam setahun (pada bulan Juni dan Desember menjelang awal semester) dengan syarat : Minimal telah memiliki masa kerja 2 tahun yang dibuktikan dengan SK Penugasan dari lembaga yang berwenang.
           
b. PTK Non Formal
Segera melakukan pendataan PTK-PNF berdasarkan bukti fisik pendukung. Pengusulan NUPTK bagi PTK-PNF dengan syarat :
1) Sampai akhir tahun 2010 semua PTK PNF segera dimasukkan ke dalam database SIM NUPTK-PNF untuk diproses generate                    NUPTK.
2) Mulai tahun 2011, PTK-PNF yang diusulkan masuk database SIMNUPTK PNF minimal memiliki masa kerja 2 tahun (TMT minimal bulan Juli tahun 2009).
3) Lembaga/instansinya terdaftar di dinas pendidikan setempat

Cara Mudah Mencari NUPTK :  
NUPTK Secara Nasional dapat di lihat berdasarkan Provinsi, Kabupaten/Kota, Sekolah, Nama, Tanggal Lahir, Tempat Lahir, dan lain-lain dengan menggunakan software NUPTK Browser.
download software NUPTK Browser disini
Keterangan lengkap tentang NUPTK bisa dilihat di situs resminya : http://psdmp.kemdiknas.go.id

Cara Melihat NUPTK dengan SMS
Bagi para guru / tenaga kependidikan yang ingin mencari dan mengecek NUPTK nya via sms caranya 
Kirim sms ke nomer :  081218582888
Isi Pesan  : NUPTK#Nama lengkap tanpa gelar#Tempat Lahir#Tgl Lahir(DD-MM-YYYY)
Contoh    : Nuptk#arif nugraha suryadi#jakarta#21-06-1928
Sistem hanya menjawab KHUSUS bagi no HP yang sudah terdaftar

Sumber : http://psdmp.kemdiknas.go.id/
Diposting oleh Islam Education di 08.29 0 komentar
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: pendidikan
Postingan Lebih Baru Beranda
Langganan: Komentar (Atom)
free counter

Ym: mpcglg

Arsip Blog

  • ►  2014 (6)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2013 (24)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (3)
    • ►  Oktober (5)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (6)
    • ►  Juni (3)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2012 (113)
    • ►  Desember (3)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (12)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (30)
    • ►  Juni (31)
    • ►  Mei (10)
    • ►  April (18)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (3)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2011 (7)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  Februari (1)
  • ▼  2010 (7)
    • ▼  Juni (1)
      • SOFTWEAR PENILAIAN
    • ►  Mei (1)
      • Penelitian Tindakan Kelas – PTK
    • ►  April (1)
      • DOWNLOAD LAPORAN PTKDOWNLOAD LAPORAN PTK Mau membu...
    • ►  Maret (2)
      • Download RPP-Silabus
      • Cara Penulisan Penelitian Tindakan Kelas (PTK)
    • ►  Februari (1)
      • BELAJAR MENGAJAR
    • ►  Januari (1)
      • Info NUPTK

Ikon Link Menu

Pengikut

Daftar Link

  • - http://jardiknas.kemdiknas.go.id/
  • - http://bse.depdiknas.go.id/
  • - http://www.4shared.com/folder/WeZULJ_4/PTK.html
  • - http://hamzahnur.wordpress.com
  • - http://aufa-fahmi.blogspot.com
www.m-edukasi.web.id blog guru
Sahabat Edukasi

Lencana Facebook

Miftakhuddin Mitun

Buat Lencana Anda
¡Valid CSS! ¡W3C Link Checker! ¡HTML Checked! ¡CSS Checked! ¡Links Checked! ¡IW Rank Checker! Section 508 WAI Guidelines ¡PR Tool! ¡WM Tools! ¡Alexa! ¡Page Rank R! ¡IW Page Rank Checker! PingDom Submit Express ¡HTML Validator! Cynthia Tested WAI Guidelines ¡CentOS! ¡Backlinkcheck.com! ¡Build With! FMC Markos Web! ¡WhoIs! Whois Tested Website traffic comparisons ¡Site Dossier! ¡Transtats! ¡Site report! Whois! Robtex! Whats that site running? Diseño Web VPN Services Get 32 inbound links for free

Free Blog Content

cb

  • Home
  • Profil
  • Pendidikan
    • Islam
    • Nahdlatul Ulama
    • Menu 2.3
    • Menu 2.4
  • Tutorial Blog
    • Sofware
    • Internet
    • Menu 3.3
    • Menu 3.4
  • Sertifikasi
    • IAIN
    • UNESA
    • Info PLPG
    • Info UKA
  • Link
    • MPC_Com
    • Facebook
    • MTsN Lamongan
    • Menu 5.4
Tema Kelembutan. Gambar tema oleh TommyIX. Diberdayakan oleh Blogger.